“ini bukan penggerebekan, tapi ini penyergapan. opersi tempur, brilian”, kata hendropriono
Aparat mengepung rumah tersebut sejak Jumat (7/8) pukul 17:00 WIB hingga Sabtu pagi (8/8)
setelah 18 jam beraksi baku tembak dengan densus 88, akhirnya gembong teroris paling dicari di asia tenggara, Nordin M Top. tamat di kamar mandi belakang. di rumah mohzahri. di dukuh beji desa kedu kecamatan temanggung.
penyergapan ini, berawal dari kesaksian hendro dan aris yang ditangkap sebelumnya.
” nanti, dengan menghadirkan mantan teroris yang mengenal, dan kooperatif (sbg cek visual). selain tes forensik DNA”.hendropriono (metro).
“nanti dengan akan mendatangkan keluarga nurdin, istri, klan keluarga nordin”, kata JEND.POL.Bambang Hendarso Danuri, kapolri. metro.
hal ini dalam rangka verivikasi bahwa korban tidak lain adalah Nordin M Top
“ini bukan akhir operasi teror, karena diluar sana masih ada pelaku teror yang lain, kedepan mari kita bersama,karena teror harus kita perangi bersama”,JEND.POL.Bambang Hendarso Danuri, kapolri. metro
“rumah sby di cikeas target teroris berikutnya”, kata JEND.POL.Bambang Hendarso Danuri, kapolri. metro.
yang cukup menarik adalah misteri angka 8. berawal dari pemesanan kamar no.1808 JW Marriot. hari ini (tanggal 8, bulan 08) nordin di sergap oleh pasukan densus 88. selama 18 jam.
tidak hanya nordin m top, ur, aj, pr, st, next target!!!!!!!!!
NB.
……Yah, menurut saya… hal yang perlu diambil hikmahnya adalah kebudayaan toleransi antar kita dengan tetangga sekitar kita yang sudah mulai surut harus di hidupkan kembali. budaya saling sapa (teposliro), selain sebagai identitas bangsa yang berbudaya juga dapat menghindarkan kita dari ancaman terorisme.
…….So, apapun aliran musik loe,bro!! inget…sopan dan santun. juga sayang dan cinta keluarga. hehehe….
click here to translate in english by.google.com/translate
menghisap sebatang lisong
rasa2nya minggu ini adalah minggu yang berat bagi mereka kaum seniman, dan kita sebagai bangsa yang (katanya) berbudaya… yap, takdir iarlah menjadi takdir…orang,udah ada yang ngatur,iya kan??… tinggal bagaimana bangsa ini dapat mengapresiasikan, memperhatikan lebih untuk para seniman kedepannya. karena rasa2nya kita menyesal kehilangan seorang penyair sekaligus guru dimana kita belum terlalu menimba dan menikmati ilmunya.. bayangkan, betapa indahnya dunia para penyair……
Selamat jalan mbah surip
